Pelaku Perampok Pembacok 2 Korbanya Ditembak TEKAB Polsek Medan Area

286
MEDAN | SUMUT24.co
Mujur tak dapat diraih, malang rak dapat ditolak. Pribahasa inilah yang saat ini dirasakan oleh, Reza Wijaya (30), warga, Jln. Ismaliyah No 18, akel. Komat I, Kec. Medan Area.
Sebab, pria yang keseharianya sebagai tukang parkir ini harus berurusan dengan pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Area Polrestabes Medan.
Tidak hanya itu, kedua kaki warga Jln.
Ismaliyah, Kel. Komat I, Kec. Medan Area terpaksa diberikan tindakan keras, tegas dan terukur oleh TEKAB Reskrim Polsek Medan Area dengan menembak kedua kakinya lantaran melakukan perlawanan dengan cara mencoba kabur ketika dilakukan pengembangan dalam kasus pencurian dengan kekerasan (Curas).
Kapolsek Medan Area, Kompol Faidir Chaniago SH MH saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (27/6/2020) membenarkan, pelaku Curas yang membacok dua korbanya dengan senjata tajam hingga kedua korban kritis dan harus mendapatkan perawaran intensif di Rumah Sakit Methodist, saat prlaku melakoni aksi Curasnya di Jln. Sabarudin No. 86, Kel. Sei Rengas Permata, Kec. Medan Area (Rumah Korban, Jumat (26/6/2020) dini hari pukul 04.30 WIB.
Lanjut diterangkan Kompol Faidir, dua korban pembacokan dilakukan oleh pelaku bernama, Lukman (50) warga Jln. Pendidikan No 49, Kel. Glugur Darat 1, Kec. Medan Timur dan Hasim (82) warga Jln. Sabarudin No 86, Kel. Sei Rengas Permata, Kec. Medan Area.
Masih diterangkan Kompol Faidir, dalam pengungkapan kasus Curas tersebut, selain pelaku (Reza Wijaya), Polisi turut mengamankan dua pelaku lainya sebagai penadah hasil barang curian milik korban dari pelaku.
“Dua pelaku lain sebagai penadahnya juga turut diamankan masing-masing, Zulkifli (27) warga Jln. Medan Area Selatan Gg Merak No 13, Kel. Sukaramai, Kec. Medan Area dan Rahmad Hidayar (31) warga Jln. Menteng 2 Gg Pembangunan, Kel. Medan Tenggara, Kec. Medan Denai.
Diterangkan orang nomor satu di Mapolsek Medan Area ini, TKP pencurian dengan kekerasa di Jln. Sabarudin No 86, Kel. Sei Rengas Permata, Kec. Medan Area (Rumah Korban).
“Dari kejadian itu, korban mengalami kerugian, 1 (Satu) Unit HP OPPO F3 BLACK, 1 (Satu) Unit HP REDMI NOTE 5 A PRIME, 1 (Satu) Unit HP SAMSUNG. Untuk barang bukti yang diamankan dari pelaku, 1 (Satu) Buah Topi Warna Merah, 1 (Satu) Buah Pisau, 1 (Satu) Buah Celana Pendek, 1 (Satu) Buah Baju Kaos Warna Hitam, 1 (Satu) Buah Jaket Jeans, 1 (Satu) Buah Kayu yang digunakan pelaku pada saat melakukan perampokan.
‘Terhadap kedua korban harus mendapat perawatan secara intensif di RS METHODIST Jln. Thamrin untuk dilakukan pertolongan pertama. Untuk saat ini kedua korban belum bisa di ambil keterangan dikarenakan masih dalam keadaan tidak sadarkan diri (Kritis).
Lebih jauh dibeberkan Kapolsek, pada Jumat tanggal 26 Juni 2020 sekitar pukul 20.30 Wib, setelah melakukan hasil lidik TEKAB Polsek Medan Area dan hasil beberapa kamera CCTV yang berada di dekat TKP mendapat informasi dari informan yang di percaya bahwa pelaku pencurian sedang berada di Jln. Gandhi.
“Kemudian saya bersama TEKAB Reskrim Medan Area dan Kanit Res Medan Area Iptu JH Panjaitan dan Tim Ranmor Polrestabes Medan langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka. Dari hasil interogasi kepada tersangka, pelaku mengakui perbuatannya, masuk kedalam rumah korban melalui atap seng rumah. Karena panik saat melakukan pencurian kepergok oleh korban (Lukman), pelaku langsung membacok korban dibagian kepala sebanyak 2 (Dua) kali memakai pisau hingga korban terjatuh ke lantai,” ujar Kompol Faidir.
Lalu sambung Kapolsek, kemudian pelaku lari menuju pintu depan rumah korban (Lukman) dan korban a.n Hasim berusaha menghalangi pelaku untuk keluar dari rumah karena panik pelaku juga mambacok kepala korban sebanyak 2 (Dua) kali menggunakan pisau hingga korban juga terjatuh di lantai, dan pelaku langsung melarikan diri.
Kemudian pelaku menjual HP Yang di curinya kepada Zulkifli dengan perjanjian 3 (Tiga) buah HP Rp900.000. Namun pelaku (Zulkifli) baru memberi uang kepada pelaku (Reza Wikaya) Rp50.000, kemudian pelaku menggunakan uang Rp50.000 tersbut untuk membeli narkoba jenis shabu.
“Pada saat di lakukan pengembangan baeang bukti, tersangka (Reza Wijaya) berusaha melawan petugas dan kemudian TEKAB Medan Area memberikan tembakan peringatan sebanyak 2 kali. Namun pelaku tidak mengindahkan dan tetap berusaha melawan petugas yang kemudian memberikan tindakan tegas, keras dan terukur dengan menembak kedua kakinya,” pungkas Kompol Faidir sembari menerangkan tersangka di bawa ke RS Bhayangkara untukendapat pengobatan. Kemudian tersangka diboyong ke komando Polsek Medan Area dan korban di arahkan buat LP di polsek Medan Area.(W02)
Loading...