Menuju Pilgub Sumut 2018, Rianto Ahgly: Pemberitaan Media Jangan Hoax dan Parpol Lebih Terbuka

51

SUMUT24 | Radio Lite FM dipandu penyiar kawakan, Pieter meyiarkan langsung dialog Menuju Pilgubsu Sumut 2018 pada Sabtu (9/9) pukul 09.00 WIB. Tiga pembicara dihadirkan yakni, Owner sekaligus Pimpinan Umum/Pimred Harian SUMUT24 Rianto Ahgly SH, Sekretaris Partai NasDem Sumut Iskandar ST dan Wakil Ketua DPW PAN Sumut Aripay Tambunan.

Pada dialog tersebut, masing-masing pembicara sepakat semua medukung pelaksanaan Pilgubsu dan Pilkadasu 2018 yang akan digelar di 8 Kabupaten/kota di Sumut. Dan diharapkan peran Partai politk lebih terbuka kepada masyarakat, sertra Media harus memberitakan secara real (nyata) dan tidak hoax.

Dalam diaolog kali ini, secara garis besar peran media sangat diperlukan untuk penyampain kepada masyarakat. Sebab Pilgub 2018 nanti pasti akan dinanti masyarakat.

“Kepentingan media didalam Pilkada dan Pilgubsu harus menjunjung tinggi sikap propesional. Dan media juga berperan menyebarluaskan kepada masyarakat agar masyarakat bisa melihat mana partai yang menjadi pilihan. Maka dari itu, media harus memberitakan secara Real, dan tidak Hoax,” tegas Rianto Ahgly.

 

Sedangkan menurut Aripay, untuk Pilgubsu dan Pilkada 2018 ini, masyarakat adalah hakim, karena masyarakat bisa melihat apa yang sudah dilakukan partai politik, dan masyarakat bisa menilai.

“Kalau kita berbicara soal Partai yang bermain di depan panggung dan bermain dibelakang panggung. Masyarakat bisa melihat dan menilai, apa saja yang sudah dilakukan partai tersebut,” ujar Aripay.

Lanjut lagi, Aripay menginginkan agar media membuat berita yang sebenarnya sebab media adalah hakim, karena itu dari pemberitaan media tersebut menjadi tolak ukur, apakah media tersebut bisa dipercaya atau tidak. Dan perlu diketahui bahwa partai PAN, untuk mengusung kandidat nanti, harus mengedepankan keinginan rakyat.

“Media itu adalah hakim, jadi media itu harus memberitakan yang sebenarnya, karena dari pemberitaan media tersebut, menjadi tolak ukur, apakah media tersebut bisa dipercaya atau tidak. Dan perlu diketahui bahwa partai PAN, untuk mengusung kandidat nanti, harus mengedepankan keinginan rakyat,” ujar Aripay.

Ketika ditanyakan tentang keterbukaan Partai Nasdem, Iskandar mengatakan bahwa Partai Nasdem sejauh ini sangat terbuka.

“Secara internal partai Nasdem sangat terbuka dari Visi dan Misi, dan Nasdem juga tidak mempergunakan ‘Mahar’ sebab nantinya partai Nasdem tidak mau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Dan Nasdem sudah konsisten jika ada kader Nasdem yang melakukan Mahar, maka akan dipecat. Maka dari itu tujuan Nasdem adalah mensejahterahkan Rakyat,” ujar Iskandar.

Dalam Pilkada yang dilakukan serentak di 8 Kabupaten di Sumut dimana proses tersebut dilakukan secara Demokrasi. Sebab dari media massa san Online sudah sering memberitakan dan merilis nama Bacalon berlatarbelakang Pimpinan Parpol, Pengusaha, Birokrasi, Militer, Kepolisian dan awak Media. Dan sekarang ini baru 4 partai yang secara resmi sudah mengumumkan calon yang akan diusung dan dicalonkan yakni partai Golkar, PKB, PKPI dan Demokrat. (C03)

SHARE