Marhaban Sambut Kedatangan Tengku Erry dan Istri Dari Makkah

34

SUMUT24 | Marhaban (lagu-lagu pujian diiringi alat musik rebana untuk menyambut dan menghormati tamu) dilantunkan dengan indah saat Gubsu HT Erry Nuradi dan istri Hj Evi Diana Sitorus tiba di rumah dinas Gubsu Jalan Jenderal Sudirman Medan, Kamis (7/9) malam, sepulangnya dari tanah suci Makkah.

Setelah mendarat di Kualanamu International Airport (KNIA), sekira pukul 20.00 dari Makkah dalam rangka menunaikan ibadah haji atas undangan khusus Kerajaan Arab Saudi, Gubsu HT Erry Nuradi langsung menuju rumah dinas di Jalan Jenderal Sudirman Medan.

Selain lantunan Marhaban dan ayat-ayat suci Alquran berkumandang menyambut pemimpin Sumatera Utara tersebut, juga digelar tepung tawar dan upah-upah dalam acara tasyakuran (syukuran) tersebut.

Hadir menyambut, sejumlah ulama, Ketua Tim Koordinator Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) KPK untuk Sumut Adlinsyah Nasution dan anggota, Wakil Gubsu Nurhajizah Marpaung, Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman, FKPD Sumut, pimpinan SKPD Provsu, sejumlah Rektor, pimpinan BUMD Sumut, sanak keluarga, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan ratusan lapisan masyarakat Sumut lainnya.

Memimpin doa syukuran tersebut, Ustadz KH Amiruddin. Amiruddin bersama ratusan orang, mendoakan semoga Erry Nuradi beserta istri, diterima oleh Allah dan menjadi haji mabrur dan mabrurah.

“Ya Allah, jadikan mereka haji yang Engkau terima hajinya, menjadi haji mabrur. Dikabulkan segala doanya, ditunaikan segala permintaannya untuk menjadikan Sumut sejahtera dan paten,” ujar KH Amiruddin MS.

Sementara, Ketua DPRD Sumut H Wagirin Arman dalam sambutannya juga menyampaikan rasa sukur atas kembalinya pemimpin Sumatera Utara dari menunaikan ibadah haji. “Kalau boleh kami mewakili masyarakat, mengucapkan syukur kepada Allah, karena Pak Erry dan Ibu Evi kembali ke Sumut. Semoga menjadi haji yang mabrur,” sebut Wagirin.

Dirinya meyakini bahwa saat ini Sumut dipimpin oleh orang yang cinta Agama, takut kepada Tuhan, memahami makna dan fungsi sebagai sebagai umat beragama. Saya ini kata Wagirin, sudah yang ketiga kali Erry diberikan rahmat oleh Allah menunaikan ibadah haji.

“Ini menambah keyakinan kami sebagai masyarakat Sumut, bukan hanya Pak Erry dan Ibu Evi saja yang dirahmati Allah, tetapi juga masyarakat mendapatkan rahmat, karena pemimpinnya,” sebutnya.

Kedatangan Erry dari tanah suci lanjut Wagirin, menambah keyakinan masyarakat bahwa dengan usia yang relatif masih muda, Gubernur punya wawasan yang mampu mengkoordinasikan pemerintahan yang selalu bekerjasama, bukan hanya di Pemprov, tetapi juga di sektor-sektor yang layak diajak kerjasama, membantu pembangunan Sumut.

“Kami mendoakan kedepan, Sumut bisa lebih baik lagi dengan dipimpin oleh Gubernur yang telah melaksanakan ibadah haji tiga kali,” tutur Wagirin.

Sebelum acara penutup yakni tepung tawar dan upah-upah, Gubsu HT Erry Nuradi menyebutkan walaupun atas undangan khusus menunaikan ibadah haji ini, namun perlakuan di Makkah seperti jamaah haji umum lainnya, tidak ada istimewa.

Gubsu pun mengaku walaupun dirinya dikawal petugas kepolisian berpangkat kolonel yang mengiringi mobilnya selama di tanah suci, ketika berada di kawasan Kab’bah (Masjidil Haram) tidak boleh masuk kendaraannya.

“Di tengah perjalanan, kami dihentikan oleh penjaga yang pangkatnya Sersan. Tetapi meskipun sudah diberitahu, penjaga tetap ngotot tidak mengizinkan kami lewat. Ternyata yang boleh itu hanya bus. Meskipun yang mengawal rombongan itu berpangkat Kolonel,” ujar Gubernur yang menganggap bahwa di Tanah Suci, hampir tidak ada perlakukan istimewa kepadanya.

Perlakukan sama seperti jamaah umum lainnya, tidak ada istimewa. “Ini menunjukkan bahwa semua manusia di mata Allah SWT sama. Sama derajatnya, tidak ada dibeda-bedakan,” tutur Erry.(W03)

SHARE