Kodam I/BB Gelar Seminar Percepatan Penanggulangan Virus Corona, Pangdam I/BB : Memutus Mata Rantai Covid-19 Perlu Peran Serta Seluruh Komponen

185

MEDAN | SUMUT24.co

Virus Corona (Covid-19) yang hingga sampai saat ini masih menjadi ‘Bencana Nasional Non Alam’, dan untuk memutuskan mata rantai pandemi Covid-19, seluruh kekuatan nasional serta keterlibatan segenap komponen bangsa wajib ikut berperan aktif.

Pernyataan itu dikatakan Pangdam I/BB, Mayjen TNI MS Fadhilah yang diwakili oleh Kepala Kelompok Staf Ahli Pangdam I/BB, Kolonel Cpl Jhon Sihombing, SH saat Kodam I/BB menggelar seminar peran serta masyarakat dalam percepatan penanggulangan Covid-19 di Balai Prajurit Makodam I/BB, Jln Gatot Subroto Km 7,5 Medan, Senin (18/5/2020).

Kegiatan yang diawali dengan laporan Ketua Panitia, Kolonel Inf Parluhutan Marpaung yang juga Asisten Teritorial Kasdam I/BB, seminar yang mengangkat thema “Bergandengan Tangan Membangun Negeri, Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan” ini turut menghadirkan narasumber, Guru Besar Sosiologi Fisip USU, Prof DR Badaruddin, MSi, Kadiskes Provsu dr Alwi Muhajit Hasibuan, MSi, Kepala BPBD Sumut, Dr Ir Riadil Akhir Lubis, MSi, dan Staf Ahli Pangdam I/BB bidang OMSP, Kolonel Inf Riswanto.

Dalam sambutan Pangdam I/BB yang dibacakan Kolonel Cpl Jhon Sihombing dijelaskan, seminar ini digelar untuk memberikan pengetahuan akan kesadaran masyarakat tentang bahaya Covid-19 dan memutus mata rantai penyebarannya di wilayah Kodam I/BB.

Melalui seminar ini, Pangdam berharap akan tersaring saran, dan masukan yang menjadi rekomendasi dalam penanggulangan Covid-19. Oleh karenanitu para peserta seminar nantinya akan menjadi duta-duta yang mampu memberikan contoh dan tauladan, serta mengajak masyarakat khususnya Sumatera Utara agar senantiasa mematuhi anjuran pemerintah tentang penerapan pola hidup sehat, social distancing dan physical distancing, dan tidak bepergian keluar kota untuk sementara waktu.

“Saya yakin dan percaya dengan upaya dan kerja keras serta kebersamaan kita semua akan mampu melewati pandemi Covid-19 ini. Oleh karenanya, mari kita bersama-sama, bahu membahu, dan saling bersinergi melawan Covid-19, sehingga Provinsi Sumatera Utara dan juga Bangsa Indonesia terbebas dari Covid-19,” pungkas Pangdam.

Dalam acara yang menghadirkan lebih kurang 150 peserta dari berbagai profesi dan bidang ini, masing-masing narasumber menyampaikan pendapat senada, bahwa upaya percepatan penanganan Covid-19 tidak akan berhasil bila hanya dilakukan secara parsial atau sektoral.

Seperti pernyataan salah satu narasumber, yakni Kolonel Inf Riswanto. Bahwa mentaati imbauan pemerintah dalam upaya mencegah serta memutus rantai penyebaran Covid-19, adalah bagian dari bela negara.

“Karena itu, melalui seminar ini kita harapkan akan terformulasi upaya-upaya untuk memperkuat kesadaran Bela Negara di tengah pandemi Covid-19,” jelas Abituren Akmil 1990 ini.

Begitu juga pendapat narasumber lainnya, yakni dr Alwi Mujahit Hasibuan, MSi, yang menegaskan bahwa pencegahan yang harus dilakukan adalah menjaga daya tahan tubuh dan kebersihan diri dengan melaksanakan Germas.

Sedangkan pendapat Dr Ir Diadili Akhir Lubis, MSi, menegaskan bahwa kebersamaan adalah kunci untuk memerangi penularan dan memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Empat hal yang harus dilakukan oleh seluruh komponen masyarakat dalam memerangi Virus Corona. Yakni memakai masker, physical distancing, cuci tangan, dan isolasi mandiri,” tegas Riadil.

Sama halnya dengan Prof Dr Badaruddin, MSi. Guru Besar Sosiologi Fisip USU ini menekankan perlunya aksi kolaborasi antarstakeholder.

“Karena pandemi Covid-19 telah menjadi bencana darurat nasional, maka butuh peran serta semua pihak untuk menanganinya, sehingga bangsa Indonesia bisa kembali beraktivitas normal seperti sediakala,” tandasnya.(W02)

Loading...