Ketua Partai Golkar Sumut Ngogesa: Ada ‘Kuman’ di Tubuh Golkar

123

SUMUT24 | Ketua DPD Golkar Sumatera Utara, Ngogesa Sitepu bicara blak-blakan dari atas panggung acara Rapat Koordinasi Teknis dan Orientasi Fraksi Golkar se-Sumut, di Wisma Benteng Medan, Selasa (5/9).

Dalam kegiatan yang dibuka Ketua Harian DPP Golkar Nurdin Halid dan dihadiri oleh para anggota fraksi dan organisasi sayap Golkar, Ngogesa secara terang-terangan menyebutkan, “ada kuman di Partai berlambang Pohonhg
Beringin tersebut. Banyak komentar yang saya lihat yang tidak penting justru disampaikan di media. Hal yang buruk diumbar di media sosial. Ini yang merusak tubuh kita sendiri. Kuman-kuman seperti ini ada di Golkar Sumut,” tegas Ngogesa.

Calon Wakil Gubsu yang dipasangkan dengan Erry Nuradi pada Pilgubsu 2018 mendatang ini meminta agar hal seperti itu harus dihindari. Sehingga target-target mereka dapat tercapai yakni kemenangan pada agenda Pilgubsu dan Pilkada Serentak 2018, hingga agenda Pemilu Legislatif dan Pilpres 2019.

“Saya meminta seluruh kader Golkar di Sumatera Utara untuk bersama-sama
membangun komunikasi intensif dengan seluruh lapisan masyarakat. Kita
harus berusaha agar masyarakat bersimpatik kepada kita, suka dengan
kita. Caranya bagaimana, mari sampaikan kebaikan partai Golkar kepada
mereka,” imbuh Ngogesa.

Dalam pertemuan itu juga Ketua DPD Partai Golkar Sumut, H Ngogesa Sitepu, SH mengajak seluruh kader Golkar di Sumut untuk membangun komunikasi intensif dengan rakyat.

“Komunikasi intensif dengan rakyat menjadi bagian yang sangat penting dalam memenangkan Pilkada Serentak 2018. Kita harus berusaha agar masyarakat bersimpatik kepada kita, suka dengan kita. Caranya bagaimana, mari kita sampaikan kebaikan Partai Golkar kepada masyarakat,” ajak Ngogesa Sitepu.

 

Anggota Fraksi Golkar Jangan Jadi Penonton

 

Sementara itu, Ketua DPRD Sumatera Utara, Wagirin Arman meminta seluruh kader Partai Golkar turut berperan serta dalam upaya pemenangan pasangan calon yang diusung pada Pilkada Serentak 2018.

“Seluruh anggota dewan di DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota, menjadi kekuatan utama dalam pemenangan Partai Golkar. Sebab, kita semua punya konstituen di seluruh daerah pemilihan masing-masing,” tegas Wagirin.

Dihadapan kader Partai Golkar dan Anggota DPRD dari Fraksi Golkar se Sumatera Utara, yang dihadiri Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sumut, Muhammad Faisal Jaffar, SE, Anggota DPRD Sumut Indra Alamsyah dan Hanafiah Harahap, dikemukakan Wagirin Arman, terdapat 17 kader Golkar yang duduk di DPRD Provinsi Sumut dan 84 orang duduk di DPRD Kabupaten/Kota se Sumatera Utara.

 

Jumlah ini, tegas Wagirin Arman, adalah potensi besar bagi Partai Golkar dalam mendulang suara sepanjang seluruh kader partai benar-benar bekerja untuk memenangkan calon yang diusung Partai Golkar. “Makanya, jika mau menang, jangan ada anggota dewan yang hanya jadi penonton di Pilkada Serentak Tahun 2018,” pungkasnya.

Nurdin Halid Tegur Panitia

 

Sebelum menyampaikan pidato politik dan membuka Rakornis dan Orientasi Fraksi Golkar DPRD-DPD Partai Golkar Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara, Ketua Harian DPP Partai Golkar, Nurdin Halid sedikit menegur Panitia Rakornis dan Orientasi Fraksi Golkar DPRD-DPD Partai Golkar Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara.

Panitia kurang cermat dalam memperhatikan seluruh detail dari perlengkapan yang digunakan dalam acara di Wisma Benteng ini. Tanggapan Saya yang pertama adalah, didepan kita ada gambar Ketua Umum DPP Partai Golkar, Pak Setya Novanto.

“Saya mengoreksi, warna bajunya itu bukan warna kuning Golkar. Itu warna baju parpol lain (bukan Golkar). Maaf saya harus menyampaikan ini, karena dalam politik, sedikit saja bisa jadi berita,” tegas Nurdin Halid, dihadapan kader partai.

 

Dikatakan Nurdin Halid, dalam seluruh rangkaian kegiatan politik panitia harus benar-benar memperhatikan persoalan-persoalan dengan sangat detail.
“Ini penting, mengingat seluruh peralatan dan simbol-simbol yang ada menggambarkan keberadaan partai golkar secara utuh. Jangan nanti, gara-gara warna baju itu dipersepsikan Pak Setya Novanto mau jadi Ketum parpol lain.

 

SHARE