Karaoke Empire (D’Blues) Di Police Line, Diduga Jadi Ajang Tempat Transaksi Narkoba

181

MEDAN I SUMUT24.co
Empire Karaoke & Lounge atau dulunya bernama D’Blues KTV di Kompleks Millenium Plaza Medan, disegel (police line) Polsek Medan Helvetia, Sabtu (01/08/2020) dinihari. Hal ini menguak kalau lokasi hiburan malam ini menjadi tempat ajang transaksi narkoba.

Pasalnya, pada Rabu (22/07/2020) lalu, petugas dari Ditres Narkoba Polda Sumut menggagalkan transaksi ratusan butir ekstasi dari tempat ini. Sebanyak 470 butir ekstasi bersama seorang tersangka, Fajar Ramadhan alias Fajar (24), warga Jalan Blang Bintang, Desa Blang Bintang Kecamatan Aceh Besar Kota Banda Aceh/Jalan Turi II Seikambing Kota Medan, diamankan ke Mapolda Sumut.

Hal ini telah dibenarkan Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan yang menjelaskan, dari tempat hiburan tersebut ditangkap seorang tersangka berikut barang bukti 9 bungkus plastik klip bening tembus pandang diduga berisi narkotika jenis ekstasi sebanyak 470 butir seberat 166,1 gram dan 1 unit Handphone merek Iphone 6.

“Penangkapan tersangka dilakukan setelah kita mendapat info dari masyarakat tentang maraknya peredaran narkoba di seputaran Jalan Kapten Muslim Kecamatan Medan Helvetia sehingga dilakukan undercover buy (menyamar sebagai pembeli),” terang Nainggolan kepada wartawan, Rabu (29/07/2020) lalu.

Khusus terkait penyegelan polisi di tempat itu, salah satu owner Empire Karaoke, Berman Sihotang saat dikonfirmasi, mengaku belum dapat memberikan klarifikasi ataupun statement terkait hal tersebut.

“Tapi yang jelas dari kami pihak manajemen tidak mentolerir apabila ada oknum karyawan yang memakai ataupun memperdagangkan narkoba karena itu sudah termuat di dalam fakta integritas yang dibuat setiap karyawan, silahkan pihak kepolisian memproses hukum oknum karyawan tersebut,” jawabnya via WhatsApp (WA), Sabtu (01/08/2020) siang.

Namun saat disinggung mengenai adanya transaksi ratusan butir ekstasi yang berhasil digagalkan Polda Sumut, Berman Sihotang enggan menjawab dan mengarahkan wartawan untuk konfirmasi ke Humas Empire Karaoke.

“Silahkan komunikasikan ke bagian humas D’Blues ya pak,” jawab Berman Sihotang seraya mengirimkan nomor kontak humas tersebut.

Sementara, Humas Empire Karaoke (D’Blues), B Marpaung saat dikonfirmasi awalnya mengajak jumpa wartawan di salah satu Posko AMPI di Jalan Danau Singkarak. Namun saat diminta untuk memberikan keterangannya via WA saja, B Marpaung menjawab terkait yang terlibat dalam transaksi 470 butir adalah keterlibatan manager lama yang kini sudah dipecat.

“Terkait hal itu manager tersebut telah dipecat dari jabatannya oleh Top Managemen, dan pihak Top Managemen tegas terkait hal tersebut dan tidak dibenarkan dan hanya itu yang bisa kami sampaikan,” tandas B Marpaung.

Terpisah, eks Manager Empire Karaoke, Yedi Setiadi saat dikonfirmasi membantah keras tudingan tersebut. Dirinya keluar dari Empire Karaoke karena berselisih dengan owner karena sama sekali tidak mendapat haknya sebagai seorang karyawan mulai dari kontrak kerja hingga jaminan kesehatan dari pihak Empire Karaoke.

“Kita hanya diminta bekerja saja tanpa ada hitam di atas putih,” tegas Yedi Setiadi.(W05)

Loading...