Bahdin Nur Tanjung: PTN Jangan Jadi Pukat Harimau

38
Pengurus Aptisi Sumut dengan Ketuanya Bahdin Nur Tanjung foto bersama.

MEDAN |SUMUT24
Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta (Aptisi) Sumut Dr Bahdin Nur Tanjung mengatakan, banyak keberhasilan yang dicapai perguruan tinggi swasta (PTS) di Sumut.

Angka Partisipasi Kasar (APK) jumlah lulusan SLTA yang kuliah di Sumut sekitar 30 persen, padahal yang kita harapkan 40 persen. Oleh karena itu pada 2018 ini ada celah PTS harus membenahi sistem penerimaan mahasiswa baru, terutama meningkatkan akreditasi PTS-nya.

“Pada 2018 pimpinan PTS harus semakin kompak untuk menatap era digital,” kata Bahdin didampingi pengurus lainnya Dr Isa Indrawan, Dr H Ismail Efendy, Prof Dr H Paul Sirait, Dr Agussani MAP, Dr Tarmizi, Herlina, Febriana, Prof Zainuddin, Prof Rita Dalimunthe dan David Sembiring di Hotel Madani Medan, Selasa (2/1).

PTN membatasi diri dalam penerimaan jumlah mahasiswa baru. PTN harus fokus pada program S2 dan S3 serta penelitian da pengkajian. Jadi tidak berebut menjaring mahasiswa S1, ujar Bahdin mengutip pernyataan Presiden RI.

“PTN jangan lagi jadi pukat harimau yang selama ini mengeruk penerimaan mahasiswa baru, membuat PTS kesulitan mahasiswa baru. Diakhir 2017 ada 263 PTS dengan jumlah prodi 1.038, sementara jumlah dosen 8.688 orang dengan berbagai jenjang kepangkatan,” kata Bahdin.

Sementara Dr Isa berharap Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2 Dikti) segera terwujud untuk meningkatkan pelayanan dalam urusan administrasi.

“Sementara secara internal kita mendorong PTS unuk dapat akreditasi peringkat A dan juga 100 besar PTS terbaik ada di Sumut,” kata Isa yang juga Rektor Unpab ini.

L2 Dikti merupakan satuan kerja pemerintah di wilayah berfungsi membantu peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Bahdin menambahkan, kita dorong L2 Dikti Segera dilaksanakan , itu perintah undang-undang. Selain itu nilai akreditasi PTS jangan jadi hambatan untuk jadi PNS. Silahkan tes semua lulusan PTS, jangan nilai akreditasi jadi hambatan untuk PNS atau melanjut ke S2 atau S3, katanya. (C04)

SHARE